Jakarta, SatuRakyatInter Milan Dalam pertandingan lanjutan Serie A pekan ke-24, menunjukkan performa gemilang dengan mengalahkan AS Roma 4-2 di Stadion Olimpico. Hasil ini juga menghentikan rekor positif pelatih baru Roma, Daniele De Rossi, yang sebelumnya meraih tiga kemenangan berturut-turut.

Gol pembuka Inter Milan tercipta pada menit ke-17 melalui aksi Francesco Acerbi. Sepak pojok yang dieksekusi oleh Federico Dimarco diubah menjadi gol setelah sapuan Romelu Lukaku, eks pemain Inter yang kini membela Roma, malah menjadi “assist” bagi Acerbi. Meskipun Roma memberikan perlawanan sengit, Inter tetap mampu mempertahankan keunggulan mereka.

Gianluca Mancini memberikan harapan bagi Roma dengan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui sundulannya pada menit ke-28. Gol tersebut berasal dari umpan akurat kapten Lorenzo Pellegrini. Suasana ketegangan semakin tercipta di lapangan.

Babak kedua dimulai dengan serangan balik cepat dari Inter. Marcus Thuram berhasil mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-49 setelah memanfaatkan situasi di kotak penalti Roma. Keunggulan Inter semakin melebar setelah Angelino dari Roma melakukan gol bunuh diri pada menit ke-56.

Roma tetap memberikan perlawanan dengan mencetak gol kedua melalui Stephan El Shaarawy pada menit ke-44, sehingga skor menjadi 2-3. Namun, harapan Roma pupus setelah Alessandro Bastoni mencetak gol pada injury time (menit ke-90+3), menutup pertandingan dengan skor akhir 4-2 untuk kemenangan Inter.

Meskipun De Rossi harus mengakhiri rekor kemenangannya sebagai pelatih Roma, Inter Milan tetap kokoh di puncak klasemen Serie A. Sementara itu, Roma diharapkan untuk kembali mengevaluasi strategi mereka dalam pertandingan mendatang. Performa gemilang Inter Milan mencerminkan ketangguhan mereka sebagai tim papan atas dalam persaingan Serie A.